Hal - hal yang harus dilakukan setelah instalasi Debian 8.5

Hal - hal yang harus dilakukan setelah Instalasi Debian

Assalamu alaikum wr.wb
Hai kawan - kawan IT ?? Pagi yang cerah nihh bersambuut sang surya yang mulai mendekati puncak ketinggian :v . Wahh gimana sobat debiannya ?? Seru kan ?? Udah diinstal kan ?? Pastinya sudah diinstal. Yapss setelah anda melakukan penginstalan sekarang hal - hal apa saja sihh yang harus kita lakukan ?? Materi kali ini akan kita bahas 


1. IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 Blok, setiap Blok di isi oleh angka 0 - 255. Contoh IP Address seperti 192.168.100.1 , 10.57.38.223 , ini adalah IPv4.

Cara - cara mengatur IP Address
1. Ketikkan perintah nano /etc/network/interfaces


2. Jika semula pada eth0 nya allow-hotplug eth0 bisa digantikan auto eth0 . Karena auto merupakan perintah secara otomatis menghidupkan ethernet eth0

3. Lalu service networking restart untuk memulai ulang semua konfigurasi

2. Setting Repository
 
Repository adalah suatu kumpulan dari berbagai macam aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi linux atau ringkasnya adalah suatu paket aplikasi dalam distribusi Linux.. Untuk cara repository bisa dilihat di tutorial berikut ini http://alfirizzi-blc.blogspot.co.id/2016/07/cara-menambahkan-file-repository-di.html

3. Hostname 
Nama host atau Hostname adalah nama komputer. Pemberian nama ini spesifik, untuk satu komputer tertentu saja dalam suatu jaringan.
Karena sifatnya yang unik, maka dalam satu jaringan tidak boleh ada 2 atau lebih hostname yang sama.
Jika terjadi penamaan yang sama, maka sistem akan memberitahukan bahwa telah terjadi duplikasi nama. Tapi jika komputer tidak saling terkoneksi ke jaringan memberikan nama komputer yang sama tidak masalah.

Cara - cara mengatur Hostname
1. Pertama bisa ketikkan perintah hostname dan hostname -f kemudian tekan Enter

2. Lalu, anda bisa mengatur hostname nya yang sama dengan cara mengetikkan perintah konfigurasi nano /etc/hostname
3.  Misalkan smkn1kediri-rizzi.sch.id

4. Buka konfigurasi nano /etc/hosts tekan Enter. Samakan dengan hostname



5. Lalu restart konfigurasi nya dengan cara /etc/init.d/hostname.sh
6. Dan Coba cek hostname dengan cara mengetikkan perintah hostname dan hostname -f

4. NTP
Apa itu NTP Server Beserta Fungsinya ?
NTP Server - NTP merupakan kepanjangan dari Network Time Protocol adalah sebuah protokol yang berfungsi untuk menyamakan waktu dari setiap komputer yang terhubung dengan jaringan dengan komputer server dalam jaringan tersebut, bisa pada jaringan LAN (Local Area Network) maupun pada jaringan Internet, NTP itu sendiri menggunakan jalur data TCP/IP. Juga NTP Menggunakan port komunikasi UDP nomor 123.

Cara konfigurasi NTP
1.   Pertama ketik "dpkg-reconfigure locales", tekan enter.

2.   Lalu tandai yang "id_ID.UTF-8 UTF-8", tekan enter. 

3.   Pilih "id_ID.UTF-8", dan tunggu beberapa saat.

4.   Lalu ketik "locale-gen". Untuk generating.

5.   Lalu install "ntp dan ntpdate"  caranya ketik "apt-get install ntp ntpdate", tekan enter.


6.   Tekan "y", lalu  enter.

7.   Kemudian masuk ke file konfigurasi NTP, caranya ketik 
"nano /etc/ntp.conf" tekan enter.
8.   Lalu cari bagian "server 0.debian.pool.ntp.org iburst" sampai server 3. Ganti dengan "server 0.id.pool.ntp.org iburst". Jika sudah keluar dan simpan.


9.   Setelah itu restart NTP, caranya ketik "/etc/init.d/ntp restart" tekan enter.

10. Lalu jalankan NTP, caranya ketik "ntpq -p", tekan enter.

11. Setelah itu cek ntpdate, dengan ketik "ntpdate", tekan enter. 



Sekian sedikit pengetahuan yang saya sampaikan.. Atas kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamu alaikum wr.wb



Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Hal - hal yang harus dilakukan setelah instalasi Debian 8.5"